{"id":1164,"date":"2025-08-22T00:21:19","date_gmt":"2025-08-22T00:21:19","guid":{"rendered":"http:\/\/islam.jumatberkah.com\/b\/?p=1164"},"modified":"2025-08-22T00:21:19","modified_gmt":"2025-08-22T00:21:19","slug":"kisah-pengemis-buta-yahudi-yang-rindukan-rasulullah-saw","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/?p=1164","title":{"rendered":"Kisah Pengemis Buta Yahudi yang Rindukan Rasulullah SAW"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n        <!-- s:toc --><br \/>\n                <!-- e:toc --><br \/>\n        <strong>Jakarta<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p>Rasulullah SAW terkenal dengan pribadinya yang ramah dan akhlaknya yang mulia. Hal ini bahkan dibuktikan dari sebuah kisah mengenai sang rasul dengan pengemis buta.<\/p>\n<p>Mengutip buku <em>Jubah Kanjeng Nabi: Kisah Menakjubkan Para Ulama yang Berjumpa Nabi<\/em> oleh A Yusrianto Elga dan Nor Fadhilah, dahulu ada seorang pengemis buta di sudut pasar Madinah. Pengemis Yahudi tersebut kerap kali mengatakan hal-hal buruk mengenai Rasulullah SAW.<\/p>\n<p>Dirinya bahkan merasa jijik sekaligus muak jika mendengar nama Nabi Muhammad SAW. Sampai-sampai, pengemis buta itu menuduh sang rasul sebagai tukang sihir dan pembohong besar.<\/p>\n<p><!--s:parallaxindetail--><br \/>\n<!--e:parallaxindetail--><\/p>\n<p>Mendengar dan menyaksikan hal itu, Rasulullah SAW sama sekali tidak benci kepada si pengemis. Beliau malah meluangkan waktu untuk menyuapi makanan kepada pengemis buta itu.<\/p>\n<p>Si pengemis sama sekali tidak tahu bahwa yang menyuapinya ialah Nabi Muhammad SAW. Setiap hari, sang rasul melakukan kebiasaan itu.<\/p>\n<p><!--s:static_detail--><!--e:static_detail--><\/p>\n<p>Usai wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi yang menyuapi makanan kepada di pengemis. Kemudian Abu Bakar Ash-Shiddiq baru menggantikannya bebetapa waktu setelahnya berkat informasi dari istri Nabi Muhammad SAW, Aisyah RA.<\/p>\n<p>Si pengemis lalu bertanya setelah Abu Bakar sampai di sana,<\/p>\n<p>&#8220;Siapa engkau?&#8221;<\/p>\n<p>Abu Bakar lalu menjawab, &#8220;Aku orang yang biasa,&#8221;<\/p>\n<p>Pengemis itu tidak percaya, ia lalu membalas perkataan Abu Bakar.<\/p>\n<p>&#8220;Apabila orang yang biasa mendatangiku datang, ia selalu menyuapiku. Ia juga menghaluskan makanan tersebut dan barulah diberikan kepadaku,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ucapan si pengemis membuat Abu Bakar tersedu seraya berkata, &#8220;Aku memang bukan orang yang biasa datang kepadamu. Aku merupakan salah satu sahabatnya. Orang yang mulia itu telah tiada. Ia merupakan Nabi Muhammad, Rasulullah SAW,&#8221;<\/p>\n<p>Pengemis buta yang mendengar Abu bakar langsung menangis, dirinya tak menyangka bahwa orang yang selama ini ia hina dan caci maki ternyata adalah orang yang menyuapinya makanan setiap hari.<\/p>\n<p>&#8220;Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikit pun. Ia mendatangiku dengan membawa makanan tiap pagi, ia begitu mulia,&#8221; kata pengemis tersebut.<\/p>\n<p>Setelah kejadian itu, pengemis buta tersebut lalu masuk Islam dan mengucapkan dua kalimat syahadat di depan Abu Bakar.<\/p>\n<p>Kisah tersebut menjadi bukti bahwa Rasulullah SAW selalu bersikap ramah, meski dengan orang yang menentangnya. Dia tidak dendam, marah, apalagi membenci. Sebaliknya, Nabi Muhammad SAW malah menyayanginya.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>        <strong>(aeb\/lus)<\/strong><\/p><\/div>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/awsimages.detik.net.id\/api\/wm\/2023\/09\/17\/ilustrasi-pengemis_169.jpeg?wid=54&amp;w=650&amp;v=1&amp;t=jpeg\"><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.detik.com\/hikmah\/kisah\/d-7080492\/kisah-pengemis-buta-yahudi-yang-rindukan-rasulullah-saw?single=1\">Sumber : www.detik.com <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Rasulullah SAW terkenal dengan pribadinya yang ramah dan akhlaknya yang mulia. Hal ini bahkan dibuktikan dari sebuah kisah mengenai sang rasul dengan pengemis buta. Mengutip buku Jubah Kanjeng Nabi: Kisah Menakjubkan Para Ulama yang Berjumpa Nabi oleh A Yusrianto Elga dan Nor Fadhilah, dahulu ada seorang pengemis buta di sudut pasar Madinah. Pengemis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1165,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[22927],"tags":[10735,170,2766,2038],"class_list":["post-1164","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kisah","tag-abu-bakar","tag-hikmah","tag-kisah","tag-nabi-muhammad-saw"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1164","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1164"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1164\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1164"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1164"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1164"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}