{"id":12420,"date":"2025-08-20T03:32:36","date_gmt":"2025-08-20T03:32:36","guid":{"rendered":"http:\/\/islam.jumatberkah.com\/b\/?p=507"},"modified":"2025-08-20T03:32:36","modified_gmt":"2025-08-20T03:32:36","slug":"kisah-burung-ababil-habisi-pasukan-abrahah-yang-akan-hancurkan-kabah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/?p=12420","title":{"rendered":"Kisah Burung Ababil Habisi Pasukan Abrahah yang Akan Hancurkan Ka&#8217;bah"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n        <!-- s:toc --><br \/>\n                <!-- e:toc --><br \/>\n        <strong>Jakarta<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p>Kisah burung ababil melindungi Ka&#8217;bah termaktub dalam Al-Qur&#8217;an. Kala itu, seorang Raja Yaman bernama Abrahah bersama pasukan bergajahnya ingin menyerang Ka&#8217;bah.<\/p>\n<p>Menukil dari kitab <em>Ar-Rahiqul Makhtum: Sirah Nabawiyah<\/em> oleh Syeikh Shafiyyur-Rahman Al-Mubarakfury yang diterjemahkan Faris Khairul Anam, nama lengkap Raja Abrahah adalah Abrahah al-Asyram. Ia memiliki ambisi yang kuat untuk membangun gereja megah di Shan&#8217;a kemudian diberi nama al-Qalis. Harapannya, gereja itu menjadi tempat ibadah terbesar menyaingi Ka&#8217;bah di Makkah.<\/p>\n<p>Abrahah iri dengan kemajuan masyarakat Makkah karena Ka&#8217;bah. Keberadaan Ka&#8217;bah membuat kota tersebut ramai dikunjungi dan menyaingi kepopuleran gereja yang ia bangun di Shan&#8217;a, Yaman.<\/p>\n<p><!--s:parallaxindetail--><br \/>\n<!--e:parallaxindetail--><\/p>\n<p>Adapun, terkait burung ababil yang diutus Allah SWT untuk menghancurkan pasukan gajah dikisahkan dalam <a href=\"https:\/\/www.detik.com\/hikmah\/quran-online\/al-fil\" target=\"_blank\">surah Al Fiil<\/a> ayat 3-5,<\/p>\n<p>\u0648\u0651\u064e\u0627\u064e\u0631\u0652\u0633\u064e\u0644\u064e \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u0652\u0647\u0650\u0645\u0652 \u0637\u064e\u064a\u0652\u0631\u064b\u0627 \u0627\u064e\u0628\u064e\u0627\u0628\u0650\u064a\u0652\u0644\u064e\u06d9 \u0663 \u062a\u064e\u0631\u0652\u0645\u0650\u064a\u0652\u0647\u0650\u0645\u0652 \u0628\u0650\u062d\u0650\u062c\u064e\u0627\u0631\u064e\u0629\u064d \u0645\u0651\u0650\u0646\u0652 \u0633\u0650\u062c\u0651\u0650\u064a\u0652\u0644\u064d\u06d9 \u0664 \u0641\u064e\u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0643\u064e\u0639\u064e\u0635\u0652\u0641\u064d \u0645\u0651\u064e\u0623\u0652\u0643\u064f\u0648\u0652\u0644\u064d \u08d6 \u0665<\/p>\n<p><!--s:static_detail--><!--e:static_detail--><\/p>\n<p>Artinya: &#8220;Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong yang melempari mereka dengan batu dari tanah liat yang dibakar, sehingga Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).&#8221;<\/p>\n<p>Menurut Tafsir Ibnu Katsir, burung ababil tersebut muncul dengan gesit seperti walet. Paruh dan kedua cakarnya berwarna hitam.<\/p>\n<p>Ababil dikirimkan oleh Sang Khalik untuk menghancurkan tentara bergajah. Setiap seekor ababil membawa tiga buah batu, satu terletak pada paruh dan dua lainnya mereka cengkram pada kakinya.<\/p>\n<p>Diceritakan bahwa para gajah yang ditunggangi pasukan Abrahah sempat berhenti dan enggan melangkahkan kakinya untuk menyerang Ka&#8217;bah. Alih-alih menyerbu bangunan suci itu, para gajah berputar-putar di lembah Muhassir.<\/p>\n<p>Merasa geram, Abrahah lantas mencambuk para gajah agar menurut. Sayangnya, pasukan mereka kehabisan akal dan merasa lelah karena gajah tersebut tetap enggan menyerang. Dalam kondisi itulah rombongan burung ababil muncul.<\/p>\n<p>Burung-burung ini mengeluarkan suara dan menjatuhkan batu-batu tersebut. Siapa pun yang terkena batu dari burung ababil akan musnah.<\/p>\n<p>Mengutip dari buku <em>Rangkaian Cerita Al-Qur&#8217;an<\/em> karya Bey Arifin, burung-burung ababil yang Allah SWT utus jumlahnya sangat banyak. Batu yang mereka bawa dinamakan Sijjil.<\/p>\n<p>Pasukan Abrahah yang terkena batu tersebut menjadi hancur. Daging dan tulang mereka berjatuhan ke mana-mana dan tak seorang pun yang selamat dari hujaman batu yang dibawa burung Ababil.<\/p>\n<p>Tentara Abrahah berhamburan mencari tempat berlindung. Sayangnya, azab Allah SWT mutlak dan seluruh pasukan Abrahah binasa.<\/p>\n<p>Wallahu a&#8217;lam.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>        <strong>(aeb\/kri)<\/strong><\/p><\/div>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/awsimages.detik.net.id\/api\/wm\/2023\/05\/30\/berdoa-di-kabah_169.jpeg?wid=54&amp;w=650&amp;v=1&amp;t=jpeg\"><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.detik.com\/hikmah\/kisah\/d-7790873\/kisah-burung-ababil-habisi-pasukan-abrahah-yang-akan-hancurkan-kabah?single=1\">Sumber : www.detik.com <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Kisah burung ababil melindungi Ka&#8217;bah termaktub dalam Al-Qur&#8217;an. Kala itu, seorang Raja Yaman bernama Abrahah bersama pasukan bergajahnya ingin menyerang Ka&#8217;bah. Menukil dari kitab Ar-Rahiqul Makhtum: Sirah Nabawiyah oleh Syeikh Shafiyyur-Rahman Al-Mubarakfury yang diterjemahkan Faris Khairul Anam, nama lengkap Raja Abrahah adalah Abrahah al-Asyram. Ia memiliki ambisi yang kuat untuk membangun gereja megah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":508,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[22927],"tags":[22933,22934,22935,170,13704,2766,22936,9132],"class_list":["post-12420","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kisah","tag-burung-ababil","tag-habisi-pasukan","tag-hancurkan-ka","tag-hikmah","tag-kakbah","tag-kisah","tag-raja-abrahah","tag-yaman"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12420","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12420"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12420\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/508"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12420"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12420"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12420"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}