{"id":12679,"date":"2025-08-20T02:53:58","date_gmt":"2025-08-20T02:53:58","guid":{"rendered":"http:\/\/islam.jumatberkah.com\/b\/?p=318"},"modified":"2025-08-20T02:53:58","modified_gmt":"2025-08-20T02:53:58","slug":"bolehkah-imam-wanita-mengeraskan-suara-saat-salat-berjamaah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/?p=12679","title":{"rendered":"Bolehkah Imam Wanita Mengeraskan Suara saat Salat Berjamaah?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n        <!-- s:toc --><\/p>\n<p>        <!-- e:toc --><br \/>\n        <strong>Jakarta<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p>Mayoritas ulama berpendapat, wanita boleh menjadi imam selama memenuhi kondisi tertentu. Hal ini ditunjukkan dari istri Rasulullah SAW, Aisyah RA, yang pernah mengimami jemaah salat fardhu.<\/p>\n<p>&#8220;Aisyah pernah mengimami mereka dalam salat fardhu dan ia berdiri di antara mereka.&#8221; (HR Abdurrazaq, Darulquthni, dan Baihaqi)<\/p>\n<p>Dikutip dari buku <em>Fiqih Seputar Wanita<\/em> oleh A.R. Shohibul Ulum, kebolehan seorang wanita menjadi imam bila mereka yang menjadi makmum adalah wanita dan anggota keluarga wanita tersebut.<\/p>\n<p><!--s:parallaxindetail--><br \/>\n<!--e:parallaxindetail--><\/p>\n<p>Hal ini didasarkan dari hadits Ummu Waraqah binti Abdullah bin Al-Harits Al-Anshari. Ia adalah seorang wanita hafizah Al-Qur&#8217;an,<\/p>\n<p>&#8220;Bahwasanya Rasulullah SAW telah memerintahkannya untuk menjadi imam bagi anggota keluarganya. Ia mempunyai seorang muadzin dan ia menjadi imam bagi anggota keluarganya.&#8221; (HR Abu Dawud)<\/p>\n<p><!--s:static_detail--><!--e:static_detail--><\/p>\n<p>Lalu, orang yang diutamakan menjadi imam di antara wanita tersebut adalah wanita yang paling pandai membaca Al-Qur&#8217;an. Selain itu, disebutkan Rasulullah SAW, apabila seseorang bertamu ke rumah seseorang maka tuan rumah lebih berhak menjadi imam. Hal ini dimaksudkan untuk penghormatan pada tuan rumah.<\/p>\n<p>Selama menjadi imam, wanita tetap dianjurkan untuk terlindung dari pandangan laki-laki. Lantas, bolehkah imam wanita mengeraskan suara saat mengimami salat?<\/p>\n<h2 id=\"tentang-imam-wanita-yang-mengeraskan-suara\">Tentang Imam Wanita yang Mengeraskan Suara<\/h2>\n<p>Salat fardhu yang bacaannya dibaca keras adalah salat Subuh, Maghrib, dan Isya. Dr. Musthafa Dib Al-Bugha dalam<em> Ringkasan Fiqih Mazhab Syafi&#8217;i<\/em> mengatakan, para sahabat tidak ada yang meriwayatkan salat dengan bacaan keras selain pada dua rakaat pertama salat Maghrib dan Isya serta dua rakaat salat Subuh.<\/p>\n<p>Hal senada juga diungkap Ibn Hajar al Haitami dalam<em> al Minhaj al Qawim<\/em> seperti diterjemahkan Ustaz Cece Abdulwaly dalam buku<em> 140 Permasalahan Fiqih Seputar Membaca Al-Qur&#8217;an<\/em>.<\/p>\n<p>&#8220;Dan makruh mengeraskan bacaan salat pada salat-salat sirriyah (seperti salat Dzuhur dan Ashar), demikian juga memelankan bacaan pada salat-salat jahriyah (dua rakaat pertama salat Maghrib dan Isya serta dua rakaat salat Subuh), termasuk makruh bagi makmum mengeraskan bacaan salat dikarenakan menyelisihi kesunnahan pada masalah ini,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Menurut Abu Malik Kamal Salim dalam buku <em>Panduan Beribadah Khusus Wanita,<\/em> imam wanita juga mengeraskan suara (jahar) dalam bacaan salat saat menjadi imam salat jahar. Namun, disebutnya, imam wanita dilarang mengeraskan suara bila di sekitarnya ada kaum laki-laki kecuali mahramnya.<\/p>\n<p>Pendapat serupa juga diungkap oleh Imam Nawawi dalam <em>al-Majmu&#8217; Syarh al-Muhazzab<\/em>. Seorang imam wanita dianjurkan untuk mengeraskan bacaan salat saat salat dengan para makmum wanita atau mahram laki-lakinya.<\/p>\n<p>&#8220;Namun, sekiranya seorang perempuan salat berjamaah dan ada laki-laki di sekitarnya maka hendaklah dia memelankan suaranya,&#8221; demikian pernyataannya yang diterjemahkan dari laman <em>Pejabat Mufti Wilayah Persekutuan Malaysia<\/em>.<\/p>\n<p>Disebutkan pula, bacaan jahar atau suara yang dikeraskan imam wanita dalam salat tetap harus lebih rendah dibandingkan bacaan jahar imam laki-laki. Ukuran keras suaranya hanya sebatas dapat didengar oleh makmum yang salat bersamanya.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>        <strong>(rah\/kri)<\/strong><\/p><\/div>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/awsimages.detik.net.id\/api\/wm\/2021\/04\/13\/1306486233_169.jpeg?wid=54&amp;w=650&amp;v=1&amp;t=jpeg\"><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.detik.com\/hikmah\/muslimah\/d-7134796\/bolehkah-imam-wanita-mengeraskan-suara-saat-salat-berjamaah?single=1\">Sumber : www.detik.com <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Mayoritas ulama berpendapat, wanita boleh menjadi imam selama memenuhi kondisi tertentu. Hal ini ditunjukkan dari istri Rasulullah SAW, Aisyah RA, yang pernah mengimami jemaah salat fardhu. &#8220;Aisyah pernah mengimami mereka dalam salat fardhu dan ia berdiri di antara mereka.&#8221; (HR Abdurrazaq, Darulquthni, dan Baihaqi) Dikutip dari buku Fiqih Seputar Wanita oleh A.R. Shohibul [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":319,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[25086],"tags":[13799,21497,2721,21501,4194],"class_list":["post-12679","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-muslimah","tag-imam","tag-makmum","tag-muslim","tag-sholat-berjamaah","tag-wanita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12679","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12679"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12679\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/319"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12679"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12679"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12679"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}