{"id":12951,"date":"2025-10-23T08:16:39","date_gmt":"2025-10-23T01:16:39","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jumatberkah.com\/untuk-pertama-kalinya-ditemukan-nyamuk-di-islandia\/"},"modified":"2025-10-23T08:16:39","modified_gmt":"2025-10-23T01:16:39","slug":"untuk-pertama-kalinya-ditemukan-nyamuk-di-islandia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/?p=12951","title":{"rendered":"Untuk Pertama Kalinya, Ditemukan Nyamuk di Islandia"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div xmlns:default=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" id=\"detikdetailtext\">\n            <!-- S:Table of Content --><br \/>\n                        <!-- E:Table of Content --><\/p>\n<p>            <strong>Jakarta<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p>Islandia, negara kepulauan di Atlantik Utara, dijuluki sebagai negara bebas nyamuk, tidak memiliki spesies nyamuk yang menetap secara alami. Namun julukan itu tampaknya akan berubah, mengingat untuk pertama kalinya nyamuk hinggap di negara ini.<\/p>\n<p>Tiga nyamuk telah ditemukan di Islandia Barat, penemuan nyamuk pertama yang dikonfirmasi di tanah Islandia, menurut Icelandic Institute of Natural History.<\/p>\n<p><!--s:parallaxindetail--><br \/>\n<!--e:parallaxindetail--><\/p>\n<p>Seperti yang dilaporkan oleh Iceland Review, serangga tersebut diidentifikasi awal bulan ini oleh Bj\u00f6rn Hjaltason, yang melaporkan penemuan tersebut di grup Facebook bernama Insects in Iceland.<\/p>\n<p>&#8220;Saat senja 16 Oktober, saya melihat seekor lalat aneh di pita anggur merah. Saya langsung curiga dan segera menangkap lalat itu. Ternyata lalat itu betina,&#8221; kata Bj\u00f6rn, merujuk pada perangkap yang ia gunakan untuk menarik serangga, dikutip dari Iceland Review.<\/p>\n<p><!--s:static_detail--><!--e:static_detail--><\/p>\n<p>Bj\u00f6rn kemudian menangkap dua spesimen lagi dan mengirimkannya ke Icelandic Institute of Natural History. Ahli entomologi Matth\u00edas Alfre\u00f0sson kemudian mengonfirmasi bahwa itu adalah nyamuk, khususnya spesies Culiseta annulata.<\/p>\n<p>Matth\u00edas menggambarkan penemuan itu sebagai sesuatu yang penting, dan mencatat bahwa spesies yang tahan dingin ini dapat bertahan hidup dalam kondisi Islandia dengan berlindung selama musim dingin di ruang bawah tanah dan lumbung.<\/p>\n<p>&#8220;Ini pertama kalinya nyamuk ditemukan di Islandia,&#8221; kata Matth\u00edas, seraya menambahkan bahwa meskipun sesekali ada lalat yang ditemukan di pesawat yang tiba di negara tersebut, sebelumnya tidak ada satu pun yang ditemukan di luar ruangan.<\/p>\n<p>Para ilmuwan telah lama meramalkan nyamuk dapat berkembang biak di Islandia, terutama setelah lalat kutu (Hippoboscidae) berkembang biak di sana pada 2015.<\/p>\n<p>            <!-- S:Auto Video --><\/p>\n<p>\n            <!-- S:Auto Video --><\/p>\n<p>            <strong>(rns\/rns)<\/strong><\/p><\/div>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/awsimages.detik.net.id\/api\/wm\/2025\/09\/22\/brasil-bangun-pabrik-nyamuk-super-untuk-lawan-demam-berdarah-1758517025223_169.jpeg?wid=54&amp;w=1200&amp;v=1&amp;t=jpeg\"><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/inet.detik.com\/science\/d-8171863\/untuk-pertama-kalinya-ditemukan-nyamuk-di-islandia?single=1\">Sumber : inet.detik.com <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Islandia, negara kepulauan di Atlantik Utara, dijuluki sebagai negara bebas nyamuk, tidak memiliki spesies nyamuk yang menetap secara alami. Namun julukan itu tampaknya akan berubah, mengingat untuk pertama kalinya nyamuk hinggap di negara ini. Tiga nyamuk telah ditemukan di Islandia Barat, penemuan nyamuk pertama yang dikonfirmasi di tanah Islandia, menurut Icelandic Institute of [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12952,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[27216,4267,27207,27202,2305,1567,421,27201,27209,27205,27208,977,27206,27219,27204,27215,27218,27213,27212,27203,27210,27214,27200,5251,27211,13067,13592,458,27220,27217],"class_list":["post-12951","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi","tag-atlantik-utara","tag-betina","tag-bjrn-hjaltason","tag-culiseta-annulata","tag-facebook","tag-fauna","tag-hewan","tag-hippoboscidae","tag-hjaltason","tag-iceland-review","tag-insects","tag-institute","tag-institute-of-natural-history","tag-islandia","tag-islandia-barat","tag-kalinya-nyamuk","tag-kondisi-islandia","tag-lalat-kutu","tag-lumbung","tag-matthas-alfresson","tag-natural","tag-negara-kepulauan","tag-nyamuk","tag-of","tag-perangkap","tag-pesawat","tag-serangga","tag-spesies","tag-spesies-culiseta-annulata","tag-tanah-islandia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12951","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12951"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12951\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12952"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12951"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12951"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12951"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}