{"id":14014,"date":"2025-10-26T02:16:12","date_gmt":"2025-10-25T19:16:12","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jumatberkah.com\/tega-keindahan-hutan-bambu-kyoto-dirusak-turis-nakal\/"},"modified":"2025-10-26T02:16:12","modified_gmt":"2025-10-25T19:16:12","slug":"tega-keindahan-hutan-bambu-kyoto-dirusak-turis-nakal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/?p=14014","title":{"rendered":"Tega, Keindahan Hutan Bambu Kyoto Dirusak Turis Nakal"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div xmlns:default=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\">\n        <!-- s:toc --><br \/>\n                <!-- e:toc --><br \/>\n        <strong>Kyoto<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p>Pejabat kota Kyoto berencana untuk memberantas turis-turis nakal. Mereka bikin hutan bambu Arashiyama rusak.<\/p>\n<p>Dikutip <em>Asahi Shimbun,<\/em> Jumat (17\/10\/2025), ratusan batang bambu di hutan yang menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Kyoto, tepatnya di utara kuil Tenryuji itu dirusak dengan grafiti. Bukan hanya 100-150, namun 350 batang bambu yang dirusak.<\/p>\n<p>Bambu-bambu di situs Warisan Dunia UNESCO itu dicoret-coret dengan huruf Romawi. Selain itu, ada juga beberapa grafiti Jepang dan Mandarin serta Hangul.<\/p>\n<p><!--s:parallaxindetail--><br \/>\n<!--e:parallaxindetail--><\/p>\n<p>&#8220;Kerusakan tersebut terjadi selama pemulihan jumlah wisatawan setelah pandemi COVID-19,&#8221; kata pejabat kota.<\/p>\n<p>Menurut pejabat kota, separuh hutan tersebut adalah milik pemerintah kota dan diperkirakan memiliki 7.000 batang bambu yang tumbuh di lahan seluas 2,3 hektar.<\/p>\n<p><!--s:static_detail--><!--e:static_detail--><\/p>\n<p>Para pejabat memperingatkan bahwa goresan yang dalam dapat mematikan tanaman dan menyebabkan bambu tumbang. Para ahli di Kebun Raya Kyoto mencatat bahwa mengukir bambu dapat menyebabkan kerusakan permanen.<\/p>\n<p>Melihat batang bambu yang rusak, pemerintah mempertimbangkan untuk menebang batang bambu dan di saat bersamaan mengimbau wisatawan untuk berperilaku lebih bertanggung jawab.<\/p>\n<p>Komunitas pariwisata setempat merespons dengan menutup grafiti tersebut dengan pita hijau, sebuah solusi darurat yang mengorbankan keindahan alam hutan.<\/p>\n<p>Graffiti juga menjadi isu besar pada 2018 yang mendorong anggota komunitas pariwisata setempat dan para biksu dari Kuil Tenryuji untuk meluncurkan kampanye <em>anti-defacement<\/em> publik.<\/p>\n<p>Menurunnya jumlah wisatawan selama pandemi berarti berkurangnya insiden. Namun, jumlah grafiti meningkat pesat sejak musim semi ini, terutama selama bulan-bulan musim panas.<\/p>\n<p>&#8220;Kami berharap para pengunjung akan mengukir kenangan mereka tentang Arashiyama di dalam hati mereka, bukan di bambunya,&#8221; kata Keisuke Ishikawa, yang memimpin sekelompok pemilik toko setempat.<\/p>\n<p>\n        <strong>(bnl\/fem)<\/strong><\/p><\/div>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/awsimages.detik.net.id\/api\/wm\/2018\/05\/25\/30127e4e-c87c-4c1d-ba3b-3a2d23047008_169.jpeg?wid=54&amp;w=1200&amp;v=1&amp;t=jpeg\"><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/travel.detik.com\/travel-news\/d-8164638\/tega-keindahan-hutan-bambu-kyoto-dirusak-turis-nakal?single=1\">Sumber : travel.detik.com <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kyoto &#8211; Pejabat kota Kyoto berencana untuk memberantas turis-turis nakal. Mereka bikin hutan bambu Arashiyama rusak. Dikutip Asahi Shimbun, Jumat (17\/10\/2025), ratusan batang bambu di hutan yang menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Kyoto, tepatnya di utara kuil Tenryuji itu dirusak dengan grafiti. Bukan hanya 100-150, namun 350 batang bambu yang dirusak. Bambu-bambu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14015,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[36005,36013,32783,36010,36015,36008,27788,36003,36014,3210,2981,36007,36012,36006,5161,28869,36018,36009,36002,36016,732,1169,27760,36017,28806,2076,36011,36004,2448,2565],"class_list":["post-14014","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wisata","tag-asahi-shimbun","tag-bambu-kyoto","tag-destinasi-wisata","tag-dirusak","tag-dirusak-turis","tag-hangul","tag-hektar","tag-hutan-bambu","tag-hutan-bambu-arashiyama","tag-insiden","tag-jepang","tag-kebun-raya-kyoto","tag-keindahan-hutan-bambu-kyoto-dirusak-turis-nakal","tag-keisuke-ishikawa","tag-kerusakan","tag-komunitas","tag-komunitas-pariwisata","tag-kuil-tenryuji","tag-kyoto","tag-kyoto-dirusak","tag-mandarin","tag-pandemi","tag-pandemi-covid-19","tag-pejabat-kota-kyoto","tag-pemerintah-kota","tag-situs","tag-tega","tag-turis-nakal","tag-unesco","tag-warisan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14014","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14014"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14014\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14015"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14014"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14014"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14014"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}