{"id":15911,"date":"2025-10-27T14:32:14","date_gmt":"2025-10-27T14:32:14","guid":{"rendered":"http:\/\/mati.byethost6.com\/2025\/10\/27\/salah-kaprah-ini-5-mitos-buah-buahan-yang-tak-perlu-dipercaya\/"},"modified":"2025-10-29T09:32:01","modified_gmt":"2025-10-29T02:32:01","slug":"salah-kaprah-ini-5-mitos-buah-buahan-yang-tak-perlu-dipercaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/?p=15911","title":{"rendered":"Salah Kaprah! Ini 5 Mitos Buah-buahan yang Tak Perlu Dipercaya"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p>        <!-- S:Table of Content --><br \/>\n                <!-- E:Table of Content --><\/p>\n<p>        <strong>Jakarta<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p>Meskipun mengandung nutrisi penuh, tetapi masih ada anggapan-anggapan yang salah mengenai buah-buahan. Mulai dari kandungan gula hingga cara mengonsumsinya.<\/p>\n<p>Selama ini buah-buahan selalu menjadi pilihan makanan yang sehat. Tubuh secara alami, buah-buahan mengandung banyak nutrisi penting, seperti vitamin, serat, dan antioksidan.<\/p>\n<p>Mengonsumsi buah pun dapat memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh. Namun, di samping itu, banyak mitos-mitos tentang buah yang disebut bahwa tidak selamanya menyehatkan.<\/p>\n<p><!--s:parallaxindetail--><br \/>\n<!--e:parallaxindetail--><\/p>\n<p>Itu karena adanya kandungan gula dan cara mengonsumsi buah yang salah. Dikutip dari Yahoo Life (19\/10\/24) berikut adalah mitos tentang buah yang salah kaprah.<\/p>\n<h2>1. Buah tidak sehat karena mengandung gula<\/h2>\n<table align=\"center\" class=\"pic_artikel_sisip_table\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<div class=\"pic_artikel_sisip\" align=\"center\">\n<div class=\"pic\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/awsimages.detik.net.id\/community\/media\/visual\/2024\/10\/22\/buah-1.jpeg?w=724\" alt=\"Buah\" title=\"Buah\" class=\"p_img_zoomin\"\/><span>Buah mengandung gula alami. Foto: iStock<\/span><\/div>\n<\/div>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Tubuh secara alami, buah kerap jadi pilihan makanan yang sehat. Namun, ada yang mempercayai bahwa buah justru tidak sehat karena kandungan gula di dalamnya.<\/p>\n<p><!--s:static_detail--><!--e:static_detail--><\/p>\n<p>Jamie Nadeau, ahli diet di Balanced Nutritionist mengatakan bahwa benar buah mengandung gula. Namun, itu merupakan gula alami atau fruktosa. Dan ini masih aman dikonsumsi asalkan tidak berlebihan.<\/p>\n<p>Lagi pula, buah tidak hanya menawarkan rasa manis, tetapi juga menyediakan energi dan kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan. Semua nutrisi itu sangat diperlukan untuk mengurangi risiko penyakit.<\/p>\n<p>Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa setiap tambahan porsi buah setiap hari dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular sekitar 5%. Jadi, sangat tidak benar jika buah disebut tak menyehatkan.<\/p>\n<h2\/>\n<h2>2. Buah beri lebih sehat daripada buah lainnya<\/h2>\n<p>Meskipun buah beri sering mencuri perhatian karena rendah gula dan tinggi serat juga antioksidan, bukan berarti buah ini yang paling sehat dibandingkan jenis buah lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Semua buah mengandung segudang nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh agar berfungsi secara optimal,&#8221; ujar ahli diet Kristin Grimes dari NourishED Colorado.<\/p>\n<p>Misalnya mengonsumsi dua buah kiwi sehari telah terbukti membantu meringankan sembelit pada orang dewasa. Sementara itu, mangga menyediakan tembaga dan folat yang bagus untuk ibu hamil.<\/p>\n<p>Begitu juga dengan anggur, meskipun terkadang dikritik karena kandungan gulanya lebih tinggi, tetapi anggur menyimpan antioksidan dalam jumlah tinggi untuk melindungi jantung dari kanker.<\/p>\n<h3>Mitos tentang buah-buahan yang tak perlu dipercaya lagi ada di halaman selanjutnya.<\/h3>\n<h2>3. Buah kalengan kurang bergizi<\/h2>\n<table align=\"center\" class=\"pic_artikel_sisip_table\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<div class=\"pic_artikel_sisip\" align=\"center\">\n<div class=\"pic\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/awsimages.detik.net.id\/community\/media\/visual\/2024\/10\/22\/buah-2.jpeg?w=724\" alt=\"Buah\" title=\"Buah\" class=\"p_img_zoomin\"\/><span>Buah kalengan sama tinggi nutrisinya dengan buah segar. Foto: iStock<\/span><\/div>\n<\/div>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Kini banyak buah yang dikemas dalam kaleng dan dijual di supermarket. Banyak yang menyebut bahwa buah kalengan tersebut kurang bergizi dibandingkan dengan buah segar atau buah beku.<\/p>\n<p>Namun, hal itu belum tentu benar. Menurut ahli diet Samantha Devito, proses pengalengan hanya menghilangkan sedikit serat pada buah. Ini bukan berarti buah kaleng kehilangan seluruh nutrisi.<\/p>\n<p>&#8220;Penelitian menunjukkan bahwa buah kalengan dan buah beku tanpa pemanis tambahan memiliki tingkat nutrisi yang sama dengan buah segar,&#8221; tutur Samantha Devito.<\/p>\n<p>Selain manfaat kesehatannya, buah-buahan kalengan dan beku biasanya lebih terjangkau dan memiliki umur simpan yang lebih lama, sehingga tidak perlu khawatir akan busuk.<\/p>\n<h2>4. Buah sebaiknya dimakan saat perut kosong<\/h2>\n<p>Banyak yang beranggapan bahwa makan buah saat perut kosong adalah cara yang tepat untuk mendapatkan manfaatnya. Namun, itu hanyalah mitos yang justru bisa berisiko.<\/p>\n<p>Tubuh kita dirancang untuk mencerna dan menyerap nutrisi dari buah kapanpun kamu memakannya. Menggabungkan buah dengan makanan lain, seperti protein dan lemak sehat, bahkan dapat membantu menstabilkan kadar gula darah.<\/p>\n<p>&#8220;Mengonsumsi makanan berkarbohidrat apa pun, seperti buah, akan lebih mengenyangkan dan memuaskan jika dikombinasikan dengan makanan lain seperti protein,&#8221; ujar ahli gizi Nadeau.<\/p>\n<h2>5. Penderita diabetes dilarang makan buah<\/h2>\n<table align=\"center\" class=\"pic_artikel_sisip_table\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<div class=\"pic_artikel_sisip\" align=\"center\">\n<div class=\"pic\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/awsimages.detik.net.id\/community\/media\/visual\/2024\/10\/22\/buah.jpeg?w=719\" alt=\"Buah\" title=\"Buah\" class=\"p_img_zoomin\"\/><span>Penderita diabates boleh mengonsumsi buah-buahan. Foto: iStock<\/span><\/div>\n<\/div>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Karena buah mengandung gula, banyak yang berspekulasi bahwa penderita diabetes dilarang makan buah karena bisa berisiko bagi kesehatan tubuh. Faktanya tidak demikian.<\/p>\n<p>Menurut ahli gizi Lisa Andrews, gula alami pada buah tidak akan menyebabkan kenaikan gula darah secara cepat. Justru, ada beberapa buah yang dapat menurunkan kadar gula darah.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Lisa menjelaskan bahwa penderita diabetes yang dikelola dengan baik dapat dengan aman mengonsumsi 200-250 gram buah segar per harinya.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>        <strong>(raf\/odi)<\/strong><\/p><\/div>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/awsimages.detik.net.id\/api\/wm\/2024\/10\/22\/buah-3_169.jpeg?wid=54&amp;w=1200&amp;v=1&amp;t=jpeg\"><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/food.detik.com\/info-sehat\/d-7601195\/salah-kaprah-ini-5-mitos-buah-buahan-yang-tak-perlu-dipercaya?single=1\">Sumber : food.detik.com <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Meskipun mengandung nutrisi penuh, tetapi masih ada anggapan-anggapan yang salah mengenai buah-buahan. Mulai dari kandungan gula hingga cara mengonsumsinya. Selama ini buah-buahan selalu menjadi pilihan makanan yang sehat. Tubuh secara alami, buah-buahan mengandung banyak nutrisi penting, seperti vitamin, serat, dan antioksidan. Mengonsumsi buah pun dapat memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh. Namun, di samping [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":295,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[26461],"tags":[45333,4471,39158,45334,45335,45153],"class_list":["post-15911","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-makanan-sehat","tag-buah-kalengan","tag-diet-sehat","tag-gula-alami","tag-kesehatan-buah","tag-mitos-buah","tag-nutrisi-buah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15911","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15911"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15911\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15911"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15911"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/islam.jumatberkah.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15911"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}